Browse » Home » All posts
Senin, 05 November 2012
Jumat, 31 Agustus 2012
Kamis, 21 Juni 2012
Bayi
Seorang bayi papua meninggal n naik kesurga, di sana dia di kasih sayap sm Tuhan.. Dgn gembira anak itu bertanya:" "Tuhan.. Beta so jd Malaikat kah?" Jawab Tuhan:" eh dodoeh.. Please deh... Malaikat itu putih, ngana hitam, ngana jd kelelawar jo... "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ"̮ =D =))
Read full post »
"Bagaimana saya bisa masuk sorga?"
Seorang guru Sekolah Minggu bertanya pada anak-anak. "Bila Saya menjual rumah dan mobil saya, dan menjual semua barang milik Saya dan memberikannya ke gereja, apakah saya akan masuk Sorga?"
"TIDAK!" jawab anak-anak itu.
"Bila saya membersihkan gereja setiap hari,memangkas rumput di halamannya, dan membersihkan serta merapikan semuanya, apakah saya akan masuk Sorga?" Lagi, jawabnya adalah, "TIDAK".
"Baik, bila saya menyayangi semua binatang dan memberikan permen pada semua anak dan mengasihi isteri saya, apakah saya akan masuk Sorga?" Lagi, mereka semua menjawab, "TIDAK!"
Jadi, bagaimana saya bisa masuk Sorga?"
Seorang anak lima tahun berteriak, "ANDA HARUS MATI!"
Read full post »
"TIDAK!" jawab anak-anak itu.
"Bila saya membersihkan gereja setiap hari,memangkas rumput di halamannya, dan membersihkan serta merapikan semuanya, apakah saya akan masuk Sorga?" Lagi, jawabnya adalah, "TIDAK".
"Baik, bila saya menyayangi semua binatang dan memberikan permen pada semua anak dan mengasihi isteri saya, apakah saya akan masuk Sorga?" Lagi, mereka semua menjawab, "TIDAK!"
Jadi, bagaimana saya bisa masuk Sorga?"
Seorang anak lima tahun berteriak, "ANDA HARUS MATI!"
Yesus mati Jam 3 kurang seperempat
Seorang Pendeta duduk manis bersama seorang haji yang kedua-duanya akrab salaing tegur sapa dengan mesranya. Tiba-tiba pembicaraan mereka mengarah ke agama masing-masing… Percakapan mreka sebagai berikut …
Haji : Pak Pendeta Yesus mati jam berapa?
Pendeta : Dengan mantapnya menjawab jam 3 pak…Demikian kata Firman Tuhan
Haji : Salah Pak Pendeta, Anda tidak melihat contoh yang diberikan Yesus…
Pendeta : Contoh Gimana, jelas-jelas Alkitab mengatakan Yesus mati jam 3 dengan bangganya sang Pendeta mengutip bagian Alkitab
LUK 23:44-46 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu.: Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawaNya.
Haji : Salah Pendeta …
Pendeta : Mulai curiga dan berkata jadi jam berapa?
Haji : Jam 3 kurang seperempat
Pendeta : Koq bisa?
Haji : Jelas donk waktu YEsus mati di salib kan tanganNya
menunjukkan jam 3 kurang seperempat
coba kalau jam 3 pasti tangan sebelahnya keatas
Pendeta : Waktu di Golgota Tuhan Yesus tidak sedang
menunjukkan sandi mors, emange Pramuka?
tidak sopan !
Read full post »
Haji : Pak Pendeta Yesus mati jam berapa?
Pendeta : Dengan mantapnya menjawab jam 3 pak…Demikian kata Firman Tuhan
Haji : Salah Pak Pendeta, Anda tidak melihat contoh yang diberikan Yesus…
Pendeta : Contoh Gimana, jelas-jelas Alkitab mengatakan Yesus mati jam 3 dengan bangganya sang Pendeta mengutip bagian Alkitab
LUK 23:44-46 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu.: Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawaNya.
Haji : Salah Pendeta …
Pendeta : Mulai curiga dan berkata jadi jam berapa?
Haji : Jam 3 kurang seperempat
Pendeta : Koq bisa?
Haji : Jelas donk waktu YEsus mati di salib kan tanganNya
menunjukkan jam 3 kurang seperempat
coba kalau jam 3 pasti tangan sebelahnya keatas
Pendeta : Waktu di Golgota Tuhan Yesus tidak sedang
menunjukkan sandi mors, emange Pramuka?
tidak sopan !
Jalan ke sorga
Seorang pendeta tiba di suatu kota kecil untuk melakukan suatu pelayanan disana. Ia perlu mengeposkan sebuah surat, maka ketika ia melihat si kecil Johny ia bertanya pada anak itu di mana kantor pos.
Setelah anak itu menunjukkannya, pendeta itu menyatakan Terimakasih dan berkata, "Kalau kamu dapat datang ke gereja sore ini, kamu akan mendengarkan aku memberitahukan pada semua orang jalan menuju sorga."
Johny menjawab, "Bagaimana bapak tahu jalan ke sorga, sedang jalan ke kantor pos pun tidak tahu."
Read full post »
Setelah anak itu menunjukkannya, pendeta itu menyatakan Terimakasih dan berkata, "Kalau kamu dapat datang ke gereja sore ini, kamu akan mendengarkan aku memberitahukan pada semua orang jalan menuju sorga."
Johny menjawab, "Bagaimana bapak tahu jalan ke sorga, sedang jalan ke kantor pos pun tidak tahu."
Percakapan
Aku: Tuhan, bolehkah aku bertanya sesuatu?
Tuhan: Tentu.
Aku: Tapi janji, Engkau tidak marah.
Tuhan: Ya, janji.
Aku: Kenapa Kau mengizinkan banyak 'hal' terjadi padaku di hari ini?
Tuhan: Maksudnya?
Aku: Aku bangun terlambat.
Tuhan: Ya.
Aku: Mobilku membutuhkan waktu yang lama untuk menyala.
Tuhan: Oke.
Aku: Roti burger yang ku pesan dibuat tidak seperti pesanan ku, sehingga aku malas memakannya.
Tuhan: Hmm.
Aku: Dijalan pulang, hp ku tiba-tiba mati saat aku berbicara mengenai bisnis besar.
Tuhan: Benar.
Aku: Dan pada akhir, saat aku sampai rumah, aku hanya ingin sedikit bersantai dengan mesin pijat refleksi yang baru aku beli. Tapi itu tidak nyala! Tidak ada yang berjalan benar pada hari ini.
Tuhan: Biar Aku perjelas, ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikat Ku untuk berperang melawannya supaya tidak ada yang hal buruk terjadi pada mu. Aku membiarkan mu tidur disaat itu.
Aku: Oh, tapi,
Tuhan: Aku tidak membiarkan mobil mu menyala tepat waktu karena ada pengemudi yang mabuk lewat depan jalan dan akan menabrak mu.
Aku: (merunduk)
Tuhan: Salah satu pembuat burger mu hari ini sedang sakit, Aku tidak ingin kamu tertular makanya Aku membuatnya salah bekerja.
Aku: (malu)
Tuhan: Hp mu Aku buat mati karena mereka sebenarnya penipu, Aku tidak mungkin membiarkan kamu tertipu. Dan lagipula akan mengacaukan kosentrasi mu dalam mengemudi bila ada yang menghubungi mu kalau hp mu menyala.
Aku: (mata berkaca-kaca) aku mengerti Tuhan
Tuhan: Oh soal mesin pijat refleksi, Aku tau kamu belum sempat membeli listrik, bila mesin itu dinyalakan maka itu mengambil banyak listrik mu, Aku yakin kamu tidak ingin berada dalam kegelapan.
Aku: (menangis) Maafkan aku Tuhan.
Tuhan: Tidak apa, tidak perlu meminta maaf. Belajarlah untuk percaya Aku. Rencana Ku pada mu lebih baik dari rencana mu sendiri.
Aku: Aku akan percaya padamu. Dan biarkan Aku untuk berterima kasih atas semuanya.
Tuhan: Sama2. Aku akan selalu bersama mu, mnjaga mu.
Belajarlah mengucap syukur dalam segala hal "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."Yeremia 29:11
Praise the Lord...
Gbless..
Read full post »
Tuhan: Tentu.
Aku: Tapi janji, Engkau tidak marah.
Tuhan: Ya, janji.
Aku: Kenapa Kau mengizinkan banyak 'hal' terjadi padaku di hari ini?
Tuhan: Maksudnya?
Aku: Aku bangun terlambat.
Tuhan: Ya.
Aku: Mobilku membutuhkan waktu yang lama untuk menyala.
Tuhan: Oke.
Aku: Roti burger yang ku pesan dibuat tidak seperti pesanan ku, sehingga aku malas memakannya.
Tuhan: Hmm.
Aku: Dijalan pulang, hp ku tiba-tiba mati saat aku berbicara mengenai bisnis besar.
Tuhan: Benar.
Aku: Dan pada akhir, saat aku sampai rumah, aku hanya ingin sedikit bersantai dengan mesin pijat refleksi yang baru aku beli. Tapi itu tidak nyala! Tidak ada yang berjalan benar pada hari ini.
Tuhan: Biar Aku perjelas, ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikat Ku untuk berperang melawannya supaya tidak ada yang hal buruk terjadi pada mu. Aku membiarkan mu tidur disaat itu.
Aku: Oh, tapi,
Tuhan: Aku tidak membiarkan mobil mu menyala tepat waktu karena ada pengemudi yang mabuk lewat depan jalan dan akan menabrak mu.
Aku: (merunduk)
Tuhan: Salah satu pembuat burger mu hari ini sedang sakit, Aku tidak ingin kamu tertular makanya Aku membuatnya salah bekerja.
Aku: (malu)
Tuhan: Hp mu Aku buat mati karena mereka sebenarnya penipu, Aku tidak mungkin membiarkan kamu tertipu. Dan lagipula akan mengacaukan kosentrasi mu dalam mengemudi bila ada yang menghubungi mu kalau hp mu menyala.
Aku: (mata berkaca-kaca) aku mengerti Tuhan
Tuhan: Oh soal mesin pijat refleksi, Aku tau kamu belum sempat membeli listrik, bila mesin itu dinyalakan maka itu mengambil banyak listrik mu, Aku yakin kamu tidak ingin berada dalam kegelapan.
Aku: (menangis) Maafkan aku Tuhan.
Tuhan: Tidak apa, tidak perlu meminta maaf. Belajarlah untuk percaya Aku. Rencana Ku pada mu lebih baik dari rencana mu sendiri.
Aku: Aku akan percaya padamu. Dan biarkan Aku untuk berterima kasih atas semuanya.
Tuhan: Sama2. Aku akan selalu bersama mu, mnjaga mu.
Belajarlah mengucap syukur dalam segala hal "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."Yeremia 29:11
Praise the Lord...
Gbless..
Langganan:
Postingan (Atom)

