Kamis, 21 Juni 2012

Bayi

0 komentar
Seorang bayi papua meninggal n naik kesurga, di sana dia di kasih sayap sm Tuhan.. Dgn gembira anak itu bertanya:" "Tuhan.. Beta so jd Malaikat kah?" Jawab Tuhan:" eh dodoeh.. Please deh... Malaikat itu putih, ngana hitam, ngana jd kelelawar jo... "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ"̮ =D =))
Read full post »

"Bagaimana saya bisa masuk sorga?"

0 komentar
Seorang guru Sekolah Minggu bertanya pada anak-anak. "Bila Saya menjual rumah dan mobil saya, dan menjual semua barang milik Saya dan memberikannya ke gereja, apakah saya akan masuk Sorga?"
"TIDAK!" jawab anak-anak itu.
"Bila saya membersihkan gereja setiap hari,memangkas rumput di halamannya, dan membersihkan serta merapikan semuanya, apakah saya akan masuk Sorga?" Lagi, jawabnya adalah, "TIDAK".
"Baik, bila saya menyayangi semua binatang dan memberikan permen pada semua anak dan mengasihi isteri saya, apakah saya akan masuk Sorga?" Lagi, mereka semua menjawab, "TIDAK!"
Jadi, bagaimana saya bisa masuk Sorga?"
Seorang anak lima tahun berteriak, "ANDA HARUS MATI!"
Read full post »

Yesus mati Jam 3 kurang seperempat

0 komentar
Seorang Pendeta duduk manis bersama seorang haji yang kedua-duanya akrab salaing tegur sapa dengan mesranya. Tiba-tiba pembicaraan mereka mengarah ke agama masing-masing… Percakapan mreka sebagai berikut …

Haji : Pak Pendeta Yesus mati jam berapa?

Pendeta : Dengan mantapnya menjawab jam 3 pak…Demikian kata Firman Tuhan

Haji : Salah Pak Pendeta, Anda tidak melihat contoh yang diberikan Yesus…

Pendeta : Contoh Gimana, jelas-jelas Alkitab mengatakan Yesus mati jam 3 dengan bangganya sang Pendeta mengutip bagian Alkitab

LUK 23:44-46 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu.: Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawaNya.

Haji : Salah Pendeta …

Pendeta : Mulai curiga dan berkata jadi jam berapa?

Haji : Jam 3 kurang seperempat

Pendeta : Koq bisa?

Haji : Jelas donk waktu YEsus mati di salib kan tanganNya

menunjukkan jam 3 kurang seperempat

coba kalau jam 3 pasti tangan sebelahnya keatas

Pendeta : Waktu di Golgota Tuhan Yesus tidak sedang

menunjukkan sandi mors, emange Pramuka?
tidak sopan !
Read full post »

Jalan ke sorga

0 komentar
Seorang pendeta tiba di suatu kota kecil untuk melakukan suatu pelayanan disana. Ia perlu mengeposkan sebuah surat, maka ketika ia melihat si kecil Johny ia bertanya pada anak itu di mana kantor pos.
Setelah anak itu menunjukkannya, pendeta itu menyatakan Terimakasih dan berkata, "Kalau kamu dapat datang ke gereja sore ini, kamu akan mendengarkan aku memberitahukan pada semua orang jalan menuju sorga."
Johny menjawab, "Bagaimana bapak tahu jalan ke sorga, sedang jalan ke kantor pos pun tidak tahu."
Read full post »

Percakapan

0 komentar
Aku: Tuhan, bolehkah aku bertanya sesuatu?

Tuhan: Tentu.

Aku: Tapi janji, Engkau tidak marah.

Tuhan: Ya, janji.

Aku: Kenapa Kau mengizinkan banyak 'hal' terjadi padaku di hari ini?

Tuhan: Maksudnya?

Aku: Aku bangun terlambat.

Tuhan: Ya.

Aku: Mobilku membutuhkan waktu yang lama untuk menyala.

Tuhan: Oke.

Aku: Roti burger yang ku pesan dibuat tidak seperti pesanan ku, sehingga aku malas memakannya.

Tuhan: Hmm.

Aku: Dijalan pulang, hp ku tiba-tiba mati saat aku berbicara mengenai bisnis besar.

Tuhan: Benar.

Aku: Dan pada akhir, saat aku sampai rumah, aku hanya ingin sedikit bersantai dengan mesin pijat refleksi yang baru aku beli. Tapi itu tidak nyala! Tidak ada yang berjalan benar pada hari ini.

Tuhan: Biar Aku perjelas, ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikat Ku untuk berperang melawannya supaya tidak ada yang hal buruk terjadi pada mu. Aku membiarkan mu tidur disaat itu.

Aku: Oh, tapi,

Tuhan: Aku tidak membiarkan mobil mu menyala tepat waktu karena ada pengemudi yang mabuk lewat depan jalan dan akan menabrak mu.

Aku: (merunduk)

Tuhan: Salah satu pembuat burger mu hari ini sedang sakit, Aku tidak ingin kamu tertular makanya Aku membuatnya salah bekerja.

Aku: (malu)

Tuhan: Hp mu Aku buat mati karena mereka sebenarnya penipu, Aku tidak mungkin membiarkan kamu tertipu. Dan lagipula akan mengacaukan kosentrasi mu dalam mengemudi bila ada yang menghubungi mu kalau hp mu menyala.

Aku: (mata berkaca-kaca) aku mengerti Tuhan

Tuhan: Oh soal mesin pijat refleksi, Aku tau kamu belum sempat membeli listrik, bila mesin itu dinyalakan maka itu mengambil banyak listrik mu, Aku yakin kamu tidak ingin berada dalam kegelapan.

Aku: (menangis) Maafkan aku Tuhan.

Tuhan: Tidak apa, tidak perlu meminta maaf. Belajarlah untuk percaya Aku. Rencana Ku pada mu lebih baik dari rencana mu sendiri.

Aku: Aku akan percaya padamu. Dan biarkan Aku untuk berterima kasih atas semuanya.

Tuhan: Sama2. Aku akan selalu bersama mu, mnjaga mu.

Belajarlah mengucap syukur dalam segala hal "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."Yeremia 29:11

Praise the Lord...
Gbless..
Read full post »

Yohanes

0 komentar
Kemana pun anda pergi, pergilah dengan segenap hati
Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. (Yohanes 14:24)
Read full post »

Ayat Renungan 2

0 komentar
Shalom.. Setiap kita sekarang sedang dalam pertandingan kehidupan. Dan hanya orang yang
menguasai diri untuk hidup taat, setia dan berkenan serta menjaga keselamatan dari Tuhan Yesus sampai garis akhir kehidupan yang akan menang dan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Hiduplah didalam Dia, dan menangkan pertandingan hidupmu.

"Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal.
Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi." ( 1 Korintus 9:25 )

Tuhan Yesus memberkati♥ ^__^
Read full post »

Ayat Renunga 1

0 komentar
Shalom.. Tuhan ingin kita punya waktu lebih lagi
bersamaNya. Mungkin selama ini ga sampai satu jam per hari kita punya waktu denganNya. Mari kita sediakan waktu khusus untuk bisa menikmati waktu
kita sama Tuhan. Mendekat kepadaNya lewat doa, pujian dan penyembahan. Serta baca Firman setiap hari, agar kamu lebih mengenal pribadiNya dan merasakan perjumpaan pribadi denganNya.

"Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam." ( Mazmur 1:2 )

Tuhan Yesus Memberkati♥ ^__^
Read full post »

Ayat Renungan

0 komentar
Shalom.. Tuhan pakai kita untuk menjadi alat kemuliaanNya. Jangan batasi Dia dengan cara berpikir dan pengetahuan kita. Saat Roh Kudus dicurahkan atas kita, Dia akan pakai kita dengan caraNya. Kita
dimampukan menjadi alat kemuliaanNya bukan karena
kemampuan dan kepintaran kita, tetapi karena Dia melihat kemurniaan hati kita di hadapanNya. Mari kita memurnikan hati kita dihadapanNya.

"Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah
mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas." ( Yohanes 3:34 )
Read full post »

Yesus Selalu Punya Cara Untuk Menolongmu

0 komentar

Sadar tidak sadar kita sering menjadikan Tuhan sebagai "Tukang ACC" permintaan kita.

"Tuhan, aku mau ini, tolong ya Tuhan kabulkan, please, aku mohon, please."

"Tuhan, aku suka dia, tolong satukan kami, jauhkan dia dari si pengganggu itu."

"Tuhan aku mau kuliah di sini, tolong Tuhan buat supaya aku bisa diterima."

Bahkan kadang kita suka "mendikte" Tuhan...

"Tuhan, kalau memang ini kehendak-Mu, biarlah terjadi ini dan ini..."

Pertanyaannya, who is the God anyway?

Kalau ditanya begitu jawaban kita jelas dan langsung, "Dia." (sambil menunjuk ke atas). Tapi kenapa sikap kita sering kali bertentangan dengan jawaban kita.

Tidak ada yang salah dengan meminta sesuatu kepada Tuhan. Itu sesuatu yang normal. Tapi kita harus ingat bahwa Dia adalah Allah Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi, penguasa alam semesta. Kita sudah diberi kesempatan untuk meminta apa saja dari Dia, itu sudah luar biasa. Jangan sampai kita memaksa Dia mengabulkan apa yang kita minta. Tetapi berhati-hatilah dengan cara kita meminta.

Mintalah dengan kesadaran bahwa Dia adalah Allah yang berkuasa. Artinya: berhak mengabulkan atau menolak permintaan kita.

Ikutilah teladan Yesus waktu Dia berdoa, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39)

1. Dia tahu kepada siapa Dia harus meminta, kepada Bapa-Nya, Bapa kita juga.

2. Dia meminta sesuatu kepada Bapa-Nya. Sesuatu yang jadi keinginan-Nya.

3. Tapi Dia mengakhiri doa-Nya dengan menyerahkan keputusan akhirnya pada Bapa.

Kita bisa selalu minta apa saja kepada Tuhan, tetapi akhirilah selalu dengan: "tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Sadar tidak sadar kita sering menjadikan Tuhan sebagai "Tukang ACC" permintaan kita.

"Tuhan, aku mau ini, tolong ya Tuhan kabulkan, please, aku mohon, please."

"Tuhan, aku suka dia, tolong satukan kami, jauhkan dia dari si pengganggu itu."

"Tuhan aku mau kuliah di sini, tolong Tuhan buat supaya aku bisa diterima."

Bahkan kadang kita suka "mendikte" Tuhan...

"Tuhan, kalau memang ini kehendak-Mu, biarlah terjadi ini dan ini..."

Pertanyaannya, who is the God anyway?

Kalau ditanya begitu jawaban kita jelas dan langsung, "Dia." (sambil menunjuk ke atas). Tapi kenapa sikap kita sering kali bertentangan dengan jawaban kita.

Tidak ada yang salah dengan meminta sesuatu kepada Tuhan. Itu sesuatu yang normal. Tapi kita harus ingat bahwa Dia adalah Allah Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi, penguasa alam semesta. Kita sudah diberi kesempatan untuk meminta apa saja dari Dia, itu sudah luar biasa. Jangan sampai kita memaksa Dia mengabulkan apa yang kita minta. Tetapi berhati-hatilah dengan cara kita meminta.

Mintalah dengan kesadaran bahwa Dia adalah Allah yang berkuasa. Artinya: berhak mengabulkan atau menolak permintaan kita.

Ikutilah teladan Yesus waktu Dia berdoa, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39)

1. Dia tahu kepada siapa Dia harus meminta, kepada Bapa-Nya, Bapa kita juga.

2. Dia meminta sesuatu kepada Bapa-Nya. Sesuatu yang jadi keinginan-Nya.

3. Tapi Dia mengakhiri doa-Nya dengan menyerahkan keputusan akhirnya pada Bapa.

Kita bisa selalu minta apa saja kepada Tuhan, tetapi akhirilah selalu dengan: "tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Read full post »

My Music

Blogger news

 

Copyright © Pemuda Remaja Tuhan Design by Free CSS Templates | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger